Cara Kerja Server Web Hosting

0

Cara Kerja Server Web Hosting – Dalam dunia web hosting, mengetahui apa yang terjadi dengan server yang menjalankan website bisa sangat membantu.

Perusahaan web Hosting melakukan pekerjaan yang baik dalam memasarkan fitur dan manfaat, tetapi mereka biasanya tidak menjelaskan dasar-dasarnya.

Source : https://www.freepik.com/free-vector/cloud-hosting-concept-illustration_6183217.htm

 

Server Hosting Hanyalah Komputer Saja

Ketika datang ke server, kita berbicara tentang sesuatu yang tidak berbeda dari komputer desktop atau laptop pribadi Anda.

Server sedikit lebih besar, jauh lebih kuat, dan biasanya tidak memiliki monitor dan keyboard sendiri, tetapi pada dasarnya mereka adalah komputer yang sama yang Anda gunakan setiap hari. 

Selain jauh lebih bertenaga, komputer yang digunakan untuk menjalankan website memiliki koneksi internet yang sangat cepat, sehingga banyak pengunjung yang dapat mengakses server secara bersamaan.

 

Sistem Operasi Server

Sistem operasi (OS) adalah antarmuka utama antara aplikasi, pengguna, dan juga komputer fisik. Jika Anda mengguanakan PC, biasanya menggunakan sistem operasi Windows. Jika Anda menggunakan Mac, Anda memiliki OSX. Ponsel Anda mungkin berjalan di Android atau iOS. 

Sama seperti komputer rumah atau komputer kantor, server memerlukan sistem operasi. Sistem operasi yang paling umum untuk server adalah Linux. Jika Anda tidak terbiasa dengan Linux, atau pernah mendengar kesulitan dengan komputasi pribadi, jangan khawatir. 

Meskipun sedikit orang yang menggunakan Linux untuk mesin desktop atau os rumah atau kantor mereka, Linux merupakan standar mutlak untuk pembuaatan server. Mudah digunakan juga. 

Perusahaan web hosting menyediakan panel kontrol, utilitas manajemen, dan alat instalasi sehingga Anda tidak perlu tahu (atau peduli) tentang Linux sama sekali untuk mendapatkan pengalaman sukses dengan web hosting.

Beberapa paket hosting menyediakan server yang menjalankan sistem operasi Windows Server. Jangan bingung disini. Bahkan jika Anda menjalankan Windows di komputer Anda sendiri, itu juga bukan alasan untuk menggunakan Windows di server. 

Satu-satunya alasan untuk menggunakan Windows untuk server Anda adalah jika Anda memerlukannya untuk menjalankan beberapa perangkat lunak berpemilik yang tidak berjalan di Linux, seperti .NET, ASP, atau Microsoft Silverlight.

 

Server Web

“Server” mengacu pada mesin fisik atau virtual, komputer yang menyimpan file dan database website Anda. Sayangnya, mungkin ada beberapa kebingungan karena ada juga perangkat lunak yang disebut “server web”. 

Server web adalah program perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk menangani permintaan dari internet. Saat Anda mengetik URL ke bilah alamat browser Anda, itu akan diterjemahkan menjadi permintaan yang diarahkan ke komputer yang menghosting website yang Anda cari. 

Intinya, server Web akan membaca permintaan, mencari tahu aplikasi lain apa yang akan dijalankan atau file untuk diakses, dan kemudian ketika selesai, ia mengirimkan respons kembali ke browser. Respons yang dikirim kembali adalah (biasanya) halaman web yang ingin Anda lihat. Perangkat lunak server web bertindak sebagai mediator antara internet dan file di server.

 

Bagaimana Cara Kerja Server Web Hosting?

Proses Dasar Pengerjaan Website.

Penjelasan cara kerja web: user/pengguna yang akan mengakses suatu website berupa URL melalui web browser (yaitu media untuk menuju URL yang diakses), kemudian web browser mengirimkan permintaan/request berupa http request ke web server melalui TCP layer/IP, maka web server menyediakan web files yang diminta jika ada. 

Web files yang telah diberikan di atas tidak langsung ditampilkan, tetapi web server merespon kembali web browser melalui http respone yang juga melewati lapisan TCP/IP, yang kemudian diterima oleh web browser, dan kemudian dikirim ke user berupa display. Server web yang paling umum adalah program Open Source yang disebut Apache. 

Anda akan menemukannya di sebagian besar web hosting. Ada beberapa alternatif, yang paling umum adalah nginx. Jika Anda menjalankan server Windows, Anda mungkin menjalankan IIS. Kecuali Anda memiliki kebutuhan yang sangat spesifik, maka menggunakan Apache bisa menjadi alternatif yang bagus.

Sistem Manajemen Database

Sebagian besar (tidak semua, tetapi sebagian besar) website memerlukan sistem manajemen basis data untuk menyimpan konten dan informasi lainnya. Itu bisa berupa posting blog, halaman, informasi produk, data pelanggan, atau jenis konten lainnya, tergantung pada jenis website yang Anda jalankan. 

Sistem dari manajemen database yang paling umum yaitu MySQL. Ini adalah perangkat lunak Open Source yang sangat kuat untuk menjalankan database relasional yang kompleks. Ini gratis untuk digunakan, dan sudah tersedia di banyak web host phpmyadmin. MySQL adalah database pilihan untuk sistem manajemen konten paling populer, seperti WordPress, Drupal, dan Joomla. 

Ini juga mendukung sejumlah platform e-commerce, pembuat website, sistem papan buletin, dan aplikasi jejaring sosial. Ada beberapa sistem database lain yang digunakan aplikasi tertentu, dan Anda mungkin dapat menjalankannya jika Anda melakukan sesuatu yang unik. 

- Advertisement -

Misalnya, PostgreSQL adalah RDBMS Open Source yang berfungsi sangat mirip dengan MySQL, dan merupakan database default untuk Ruby on Rails. Jadi jika Anda menggunakan kerangka kerja itu, Anda harus memastikan bahwa Anda menemukan perusahaan hosting yang mendukungnya.

Cara Kerja DNS

Bagaimana cara kerja Server DNS ini? Cara kerja DNS Server adalah menerjemahkan nama jaringan komputer menjadi alamat IP, juga dapat memetakan nama jaringan komputer ke alamat IP. Server DNS dan DNS Klien sendiri disebut server nama. Klien atau revolver mengirimkan permintaan ke server nama dalam bentuk kueri. 

Name server sendiri akan memprosesnya melalui pengecekan database DNS lokal. Kemudian, jika yang Anda cari tidak ada di database lokal, maka server nama akan menghubungi server nama lain di jaringan. 

DNS juga dapat bertugas mengirimkan pesan yang gagal jika permintaan ke klien tidak ditemukan. Biasanya proses yang terjadi di atas disebut Forward Lookup Query, dimana request client akan diproses melalui pemetaan host ke dalam IP Address.  Demikianlah ulasan tentang cara kerja server web hosting semoga barmanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.